Kamis, 23 Oktober 2014

Habis Gelap Terbitlah Terang

Ungkapan peribahasa "Habislah gelap terbitlah terang" merupakan peribahasa yang mungkin bisa menggambarkan kegalauan yang bisa berbuah keberhasilan. Keberhasilan yang saya peroleh pada tanggal 6 juni 2014 kemaren merupakan buah dari hasil kegalauan saya selama 3.5 tahun terakhir ini. Semuanya berawal dari saya lulus SMA kemuadian saya ingin melanjutkan ke pergiruan tinggi dengan memilih jurusan Akuntansi yang dasarnya bertolak belakang dengan jurusan saya IPA. Seiring berjalannya waktu saya mulai kuliah dan di lingkungan kampus saya di hadapkan dengan teman-teman sekelas akuntansi yang memang sudah menjadi makanan keseharian mereka waktu duduk di bangku SMK. Saya galau, yang ada di benak saya "apakah saya salah memilih jurusan"? "apakah saya bisa lulus kuliah"? "Apakah saya nanti bisa membahagiakan org tua?". Awalnya saya hampir putus asa, karna teman-teman sekelas hampir seluruhnya mengunderestimate kemampuan saya, saya juga hampir minder melihat kepintaran teman-teman sekelas yang mahir akan akuntansi, akan tetapi lambat laun berkat underestimate dari teman-teman terhadap kemampuan saya, itu yang menjadi cambuk buat saya untuk bisa berprestasi. Beberapa bulan saya belajar extra untuk bisa beradaptasi dengan buku-buku akuntansi, memahami lebih dalam materi yang berhubungan dengan akuntansi, bisa di bilang saya belajar otodidak. Dan usaha ini membuahkan hasil yang manis, pada semester 1 saya memperoleh indeks prestasi tertinggi ke tiga se-fakultas ekonomi dan bisnis UNG. Prestasi awal ini membuat saya semakin termotivasi untuk bisa menjadi yang terbaik lagi, dan impian ini mulai saya ukir dari saya duduk di bangku semester dua, saya berkomitmen dengan diri saya sendiri bahwa saya bisa berprestasi lagi di tingkat Universitas yakni impian saya bisa menyelesaikan studi Strata satu dalam kurun waktu 3.5 tahun dengan indeks prestasi tertinggi se universitas. 

Untuk bisa lulus kuliah dengan masa studi 3.5 tahun menurut itu saya tidak sangatlah mudah, karna untuk bisa berprestasi kita harus bekerja keras, berusaha untuk menggapai mimpi serta banyak berdoa. Dan itu saya terapkan dalam diri saya, saya sudah berkomitmen terhadap diri saya, ingin membahagiakan orang tua teman dan keluarga dengan cara berprestasi. Dan pada tahun ini tepat pada tanggal 6 juni 2014 saya berhasil merealisasikan impian saya yakni bisa menyelesaikan studi strata satu dalam kurun 3.5 thn, dan  bisa lulus kuliah dengan status Lulusan Terbaik dari Universitas Negeri Gorontalo dan point plusnya dimana saya memperoleh indeks prestasi tertinggi pertama se UNIVERSITAS NEGERI Gorontalo dengan IPK 3.85 dengan predikat CUM LAUDE. Alhamdulillah.